Kenapa pendaki gunung banyak yang jomblo ?
Terimakasih kepada teman-teman
yang masih setia di website ini, tanpa kalian website tidak akan berkembang. Oke
langsung saja. Saya pernah melakukan survei kecil-kecilan melalui instagram (jejak
pendapat) Montapedia, yang mana hasil survey tersebut menunjukan angka memilih
mendaki sebesar 84% dan pacar 14%.
Apakah itu menjadi indikator
utama ? tentu saja tidak. Karena itu hanya melalui instagram, dan tidak
dilakukan riset yang lebih mendalam. Namun survei yang saya lakukan bisa
menjadi gambaran bahwa mereka para pendaki gunung lebih memilih hobinya sebagai
pendaki, ketimbang memilih pacarnya.
Sebenarnya sih banyak juga kok
para pendaki yang punya pacar sesama pendaki, artinya mereka berdua bisa
mendaki bersama. Namun fenomena tersebut tidak banyak, hanya segelintir orang
saja. Bisa jadi cowoknya atau ceweknya pendaki sedangkan pasangannya tidak
menyukai dunia pendakian. Subtansinya mereka punya pasangan, tapi hanya saja
lebih memilih waktunya untuk mendaki gunung.
Tapi tenang saja, insha allah
temen-temen yang punya pacar pendaki orangnya bakal setia kok. Ya asumsi saya
bahwa sama alamnya aja setia apalagi sama pacarnya sendiri. Ya kan ? hehe...
Lebih lanjut, memang mereka atau
kita sebagai pendaki tidak ingin kehilangan momentum waktu untuk dalam
pendakian. Misal, jalan dengan pacar bisa kapan saja, kecuali yang memiliki
hubungan LDR. Jika memilih waktu dalam pendakian tidak bisa kapan saja, banyak aspek
yang dipertimbangin disitu. Seperti dari waktu, cuaca, uang, teman satu tim,
dll. So, mereka tidak akan kehilangan momentum saat mereka sudah menemukan
waktu yang ideal untuk mendaki.
Bagaimana bagi pendaki yang masih
jomblo ? saya doakan saja semoga cepet dapat pacar atau calon istri. Sukur-sukur
dapat pacar yang memiliki hobi dalam kegiatan alam bebas, kan bisa diajak
bareng. Begitulah kira-kira.........

terimakasih atas informasinya jangan lupa kunjungi kami dihttp://idblackwalet.com/menghilangkan-flek-hitam-diwajah/
ReplyDelete